Potensi Jumlah Tandan
ID
EN
Dinamika Potensi Jumlah Tandan dan Tiga Fase Kritis Pembentukannya
Grafik dua garis: hijau menunjukkan potensi maksimum jumlah tandan dan merah putus-putus menunjukkan jumlah tandan aktual setelah kehilangan, terhadap bulan setelah inisiasi dan nomor pelepah. Menandai tiga fase kritis: penentuan jenis kelamin, aborsi bunga, dan kegagalan tandan.
Dinamika Potensi Jumlah Tandan dan Tiga Fase Kritis Pembentukannya
Potensi jumlah tandan (tandan/ha)
20
40
60
80
100
120
140
160
Bulan setelah inisiasi
(sejak pelepah mulai terbentuk)
Nomor pelepah
PELEPAH BELUM TERLIHAT
PELEPAH SUDAH TERLIHAT
Pelepah 0 (Daun Tombak)
0
Inisiasi
pelepah
(pelepah muncul)
Inisiasi
Meristem Rachis
(awal tulang tandan)
Inisiasi
Meristem Rachilla
(awal cabang bunga)
Permulaan
Pertumbuhan & Perkembangan
Organ Pembungaan
(mulai bentuk bunga)
Anthesis
(bunga mekar)
Tandan
Matang Fisiologis
(siap panen)
Fase Kritis I:
Sex Determination
(Penentuan Jenis Kelamin)
Fase Kritis II:
Inflorescence
Abortion
(Aborsi Bunga)
Fase Kritis III:
Bunches Failure
(Kegagalan Tandan)
6 bulan
1 tahun
2 tahun 8 bulan
3 tahun
Potensi maksimum tandan
Jumlah tandan aktual (setelah kehilangan)
potensi awal (hijau & merah berimpit)
kehilangan
potensi ~63%
Lama waktu menuju tandan matang (bulan ke-41), dihitung mundur:
Gambar 1.
Dinamika potensi jumlah tandan kelapa sawit sepanjang tiga fase kritis pembentukan tandan. Garis hijau = potensi maksimum
jumlah tandan; garis merah putus-putus = jumlah tandan aktual setelah kehilangan. Penurunan terjadi pada Fase Kritis I (sebagian
bakal bunga menjadi bunga jantan), Fase Kritis II (gugurnya bunga betina), dan Fase Kritis III (tandan gagal berkembang). Sumbu
atas & bawah terkunci pada rasio 1 bulan = 2 nomor pelepah. Nilai garis bersifat ilustratif.
Sumber: Woittiez, L. S., van Wijk, M. T., Slingerland, M., van Noordwijk, M., & Giller, K. E. (2017). Yield gaps in oil palm: A quantitative review of contributing factors.
European Journal of Agronomy, 83, 57–77. https://doi.org/10.1016/j.eja.2016.11.002