Muhdan Syarovy Logo

Pengembangan Sistem Pendukung Keputusan Berbasis Cloud untuk Manajemen Pemupukan di Perkebunan Kelapa Sawit

Penulis: Ardan Wiratmoko, Andri Prima Nugroho, Mukhes Sri Muna, Muhdan Syarovy, Suwardi Suwardi, Sukarman Sukarman, Lilik Sutiarso | Tahun: 2022 | DOI: https://doi.org/10.2991/978-94-6463-086-2_69


Manajemen pemupukan yang efektif di perkebunan kelapa sawit skala besar membutuhkan koordinasi yang rumit antara data analisis tanah dan daun, rekomendasi dari tim agronomi, ketersediaan stok pupuk, jadwal aplikasi, hingga pelaporan realisasi di lapangan. Ketika semua proses ini masih bergantung pada spreadsheet dan laporan kertas yang disirkulasikan lewat email, kesalahan dan keterlambatan hampir tak terhindarkan. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis cloud hadir sebagai jawaban atas kekacauan informasi ini.

Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sebuah SPK berbasis cloud yang mengintegrasikan semua aspek manajemen pemupukan dalam satu platform terpadu. Pengguna dari berbagai level, dari manajer kebun hingga asisten lapangan, dapat mengakses sistem melalui perangkat apapun yang terhubung internet. Sistem menerima input data analisis tanah dan daun, kemudian menghasilkan rekomendasi pupuk yang terstandarisasi berdasarkan model agronomis yang telah divalidasi. Realisasi pemupukan dapat dilaporkan secara digital, dan semua data tersimpan terpusat untuk analisis trend jangka panjang.

Ilustrasi perkebunan kelapa sawit

Studi kasus implementasi di kebun Wilmar, salah satu perusahaan sawit terbesar di Indonesia, menunjukkan hasil yang menjanjikan. Waktu yang dibutuhkan dari penerimaan data analisis hingga keluarnya rekomendasi pemupukan berkurang drastis dari berminggu-minggu menjadi beberapa hari. Konsistensi penerapan rekomendasi di lapangan meningkat karena manajer kebun kini dapat memantau realisasi secara real-time. Lebih penting lagi, terbentuknya database historis pemupukan yang lengkap membuka peluang untuk analisis efektivitas jangka panjang.

Berikut ringkasan faktor-faktor yang diteliti beserta peran dan tingkat pengaruhnya.

FaktorPeran dalam PenelitianKondisi / KonteksTingkat PengaruhTemuan Spesifik
Integrasi Platform CloudMenyatukan semua aspek manajemen pemupukan, dari analisis hingga realisasi, dalam satu sistem terpadu berbasis internetDiimplementasikan di kebun Wilmar, salah satu perusahaan sawit terbesar IndonesiaSangat TinggiWaktu dari penerimaan data analisis hingga keluarnya rekomendasi pupuk berkurang drastis: dari berminggu-minggu menjadi beberapa hari saja
Rekomendasi Pupuk TerstandarisasiOutput utama sistem: rekomendasi berbasis model agronomis tervalidasi, menggantikan proses manual yang lambat dan tidak konsistenInput: data analisis tanah dan daun → Output: rekomendasi spesifik per blok kebunSangat TinggiMenghilangkan variasi keputusan antar manajer kebun dan memastikan setiap blok mendapatkan rekomendasi berbasis standar agronomis yang sama
Pemantauan Realisasi Real-timeMenutup gap antara rekomendasi di atas kertas dan apa yang benar-benar dilakukan di lapanganAsisten lapangan melaporkan realisasi pemupukan secara digital, manajer memantau langsungSignifikanVisibilitas real-time memungkinkan koreksi cepat jika ada deviasi dari rencana, meningkatkan konsistensi penerapan rekomendasi secara signifikan
Database Historis PemupukanAset data jangka panjang yang terakumulasi seiring penggunaan, semakin berharga dari waktu ke waktuSemua data tersimpan terpusat di cloud, dapat dianalisis untuk trend jangka panjangSignifikanDatabase ini memungkinkan analisis efektivitas pupuk jangka panjang dan menjadi fondasi untuk mengintegrasikan model prediksi produksi berbasis AI di masa depan
Aksesibilitas Multi-levelDesain sistem yang dapat digunakan dari semua level, dari direksi hingga asisten lapangan dengan perangkat apapunAkses via perangkat apapun yang terhubung internet: laptop, tablet, atau smartphone di lapanganTerbatasAdopsi sistem digital di perkebunan membutuhkan antarmuka yang sederhana dan bisa digunakan di lapangan, termasuk di area dengan koneksi internet terbatas

SPK berbasis cloud seperti ini merupakan komponen kunci ekosistem pertanian presisi yang terintegrasi. Ke depan, sistem ini dapat dihubungkan dengan data cuaca otomatis dan model prediksi produksi untuk rekomendasi yang semakin adaptif dan personal per blok kebun.

Ada pertanyaan tentang penelitian ini atau pengalaman serupa di kebun Anda? Tulis di kolom komentar, kami senang berdiskusi.

Sumber

Wiratmoko, A., Nugroho, A. P., Muna, M. S., Syarovy, M., Suwardi, S., Sukarman, S., Sutiarso, & L. (2022). Development of Cloud-Based Decision Support System for Fertilizer Management – A Case Study in Wilmar Oil Palm Plantation. Jurnal Ilmiah. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-086-2_69


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *